Connect with us

POLITIK

Kubu Prabowo-Sandi Kembali Tegaskan Tidak Kampanye di Wilayah Terdampak Bencana

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Gerindranews.com, Jakarta – Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi kembali menegaskan tidak akan melakukan aktivitas kampanye Pilpres 2019 di wilayah Indonesia yang  masih berduka akibat bencana seperti di Lombok, Palu, dan Donggala. 

Penegasan ini disampaikan langsung oleh salah satu kader Partai Demokrat, Imelda Sari saat menjadi pembicara pada diskusi yang mengangkat isu mengenai penanganan bencana alam di Indonesia. 

BACA JUGA : BPJS Semakin Bermasalah, Pilih Calon Pemimpin yang Komitmen Terhadap Kesehatan Masyarakat sebagai Solusinya

Ia menegaskan, semua kader partai yang Koalisi Adil Makmur hanya fokus pada upaya memberi bantuan semaksimal mungkin kepada masyarakat yang menjadi korban bencana. Baik itu bantuan kebutuhan pokok maupun kesehatan. 

“Masing-masing partai (Koalisi Adil Makmur) sudah berjalan. Keempat partai koalisi Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS sudah sepakat tidak melakukan kampanye,” ujar Imelda di Media Center Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Jakarta, Rabu (17/10/2018). 

“Ini waktunya kita bergandeng tangan untuk fokus pada penanganan korban dan mereka yang harus dibantu. Membantu saudara-saudara yang dalam kesulitan,” tambahnya. 

Senada dengan Imelda, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Benny Octavianus juga mengatakan hal serupa. Yakni tidak berkampanye di daerah terkena bencana. 

Benny yang juga memimpin lembaga Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki perwakilan di Kota Palu yang kantornya tidak rusak karena gempa. Sehingga  dapat membantu secara langsung masyarakat yang terkena bencana. 

“Itu kami tidak pakai simbol-simbol partai. Dan beberapa anggota yang berangkat ke sana juga tidak menggunakan atribut partai. Karena ini memang sudah keputusan Gerindra dan partai koalisi untuk tidak kampanye di wilayah terkena bencana,” terang pria yang berprofesi sebagai dokter ini. (tim)

POLITIK

PDIP Minta Aparat Tegas Terhadap Kelompok Intoleran

Published

on

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

Gerindranews.com, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok intoleran yang berpotensi merobek kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara di Tanah Air.

“Aparat keamanan tidak perlu ragu dan wajib kedepankan hukum bagi tindakan sekelompok orang yang memaksakan kehendaknya dan main hakim sendiri terhadap kebebasan menjalankan agama dan kepercayaan setiap warga bangsa,” ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

Hasto mengatakan untuk memastikan kehidupan beragama berjalan baik, penuh budi pekerti dan toleransi, seluruh komponen bangsa hendaknya menyadari bahwa kultur asli yang ada Indonesia adalah menjalankan ketuhanan dengan meneladani sifat Tuhan, tanpa egoisme agama, dan menyatu dengan tradisi kebudayaan bangsa.

“Terlebih konstitusi telah menegaskan negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Perintah konstitusi inilah yang menjadi pedoman bagi seluruh warga bangsa,” ucap dia.

Bagi PDI Perjuangan, kata Hasto, budi pekerti dan toleransi telah hidup dan menjadi kultur bangsa, serta diwarnai oleh tradisi kehidupan agama dan kepercayaan pada Tuhan yang mengedepankan kerukunan, tepo sliro, serta saling menghormati atas perbedaan, sehingga rakyat dapat hidup berdampingan secara damai.

Hasto menambahkan, berketuhanan tanpa disertai nilai kemanusiaan, dan tanpa keadaban publik, sama saja dengan melupakan esensi dasar agama untuk kebaikan umat manusia dalam relasi dengan Sang Pencipta, seluruh isi alam raya, dan dengan sesama manusia.

“Mari kedepankan budi pekerti, keadaban publik, dan jiwai prinsip ketuhanan dengan sepenuh hati,” ujar Hasto. (fat)

Continue Reading

POLITIK

Pemilihan Aklamasi Dinilai akan Menghancurkan Partai Golkar

Published

on

Partai Golkar Golkar merupakan partai politik pertama di Indonesia yang memakai sistem konvensi dalam menentukan pilihan calon presiden.

Gerindranews.com, Jakarta – Politikus Partai Golkar Djafar Ruliansyah Lubis menolak pemilihan ketua umum secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional Golkar pada Desember 2019.

Menurut Djafar, Golkar akan hancur bila kembali ke pola era masa lampau yang sejak reformasi telah ditinggalkan oleh partai itu, salah satunya mekanisme aklamasi dalam memilih ketua umum.

“Jadi, hentikan dan janganlah lagi kita gunakan mekanisme pola era Orde Baru,” kata Djafar di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

Menurut Wakil Sekretaris Badan Kajian Strategis dan Intelijen Partai Golkar itu, sejak reformasi Golkar telah menjadi cermin politik demokrasi di Indonesia.

“Golkarlah yang pertama kali mempertontonkan pada rakyat Indonesia soal demokrasi pemilihan pemimpin partainya dengan meninggalkan pola jadul sistem aklamasi,” ujarnya.

Golkar, lanjut Djafar, juga merupakan partai politik pertama di Indonesia yang memakai sistem konvensi dalam menentukan pilihan calon presiden.

“Hancurnya Partai Golkar jika kembali ke pola-pola era masa lampau yang sudah ditinggalkan, majunya Partai Golkar di tangan kadernya itu sendiri, bukan oleh orang luar atau lain,” ujarnya. (sig)

Continue Reading

POLITIK

Ahok Bakal Pimpin BUMN Strategis, Ini Kata Sandiaga

Published

on

Mantan Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno.

Gerindranews.com, Yogyakarta – Mantan calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berharap masyarakat ikut mendukung apabila mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok telah resmi dipilih sebagai pemimpin baru di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Setelah (Ahok) terpilih, kita sudah wajib (mendukung) karena BUMN itu milik rakyat, milik bangsa dan negara, jadi patut didukung,” kata Sandiaga seusai mengisi acara Seminar dan Diskusi bertajuk “Jihad Ekonomi melalui Pengembangan UMKM” di Yogyakarta, Kamis (14/11/2019).

Masyarakat, menurut dia, patut mendukung pimpinan baru BUMN untuk mewujudkan kemaslahatan sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945 yang memberikan amanat bahwa pengelolaan ekonomi negara dan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

Sandiaga yakin Menteri BUMN Erick Thohir sebagai pengambil kebijakan memastikan bahwa jajaran pimpinan BUMN baik komisaris maupun direksi yang dipilih sesuai dengan prinsip “the right man on the right place” (orang yang benar ada di tempat yang benar).

“Mungkin Pak Ahok memiliki kekuatan di bidang pertambangan karena beliau sarjana pertambangan, yang dicari tentu kecocokannya kepada ‘the right man on the right place’,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Meski demikian, Sandiaga meminta masyarakat tak perlu buru-buru mengomentari dan berspekulasi terlebih dahulu mengenai rencana penunjukan Ahok sebagai bos di salah satu perusahaan pelat merah oleh Menteri BUMN.

“Kita menunggu saja hasil akhirnya, jangan kita ‘judge’ (hakimi) dulu, jangan langsung memberikan komentar. Kita tunggu dulu apa yang menjadi pertimbangan Pak Erick untuk disampaikan kepada publik,” kata dia.

Kementerian BUMN memastikan Ahok akan memimpin salah satu BUMN sebagai direktur utama atau komisaris. Keputusan mengenai BUMN yang bakal dipimpin mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat.

Meski demikian, kabar berembus Ahok direkomendasikan menjabat posisi Komisaris PT Pertamina atau PT PLN (Persero). (lhk)

Continue Reading

Trending

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Management :
Karjodihardjo Media

Penanggung Jawab :
Budi Purnomo Karjodihardjo

Jaringan Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Alamat Redaksi :
Plaza Bukit Nirwana No. 1, Bogor Nirwana Residence (BNR) Jl. Dreded, Pahlawan - Bogor Selatan 16132

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Media ini merupakan anggota jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) yang dikelola secara profesional oleh sejumlah wartawan senior yang memiliki cita-cita besar untuk mendukung Indonesia Raya yang lebih baik, melalui jalur media dan komunikasi.
Media siber yang termasuk dalam jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC), antara lain :
Indonesiaraya.co.id (dari Acehraya.com s/d Papuaraya.com)
Adilmakmur.co.id
Pandubangsa.com
Liputan2.com
Mediaemakemak.com
Gerindranews.com


Indonesia Raya Media Center (IRMC) siap bekerja sama dan bermitra dengan strategic partner yang ingin mengembangkan jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) baik sebagai investor atau sebagai partner. Hubungi : hellobudipurnomo@gmail.com

Semoga Indonesia Raya menjadi negeri yang adil dan makmur.