Connect with us

SELEBRITI

Jenazah Ustadz Arifin Ilham akan Dishalatkan Dua Kali di Bogor

Published

on

K.H. Muhammad Arifin Ilham, adalah seorang pendakwah atau dai berkebangsaan Indonesia.

Gerindranews.com, Bogor – Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil menyebutkan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Arifin Ilham akan dua kali dishalatkan di dua lokasi berbeda ketika tiba di Bogor, Jawa Barat, sesuai wasiat almarhum.

“Beliau beramanat ingin dishalatkan di Az-Zikra Sentul, setelah itu dishalatkan juga di Az-Zikra Gunung Sindur, lalu dimakamkan di sana (Gunung Sindur),” ujarnya kepada awak media di Az-Zikra Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019) dinihari.

Menurutnya, jenazah Pimpinan Majelis Az-Zikra itu akan diberangkatkan dari Penang, Malaysia pagi sehingga diperkirakan akan tiba di Bogor Kamis (23/5/2019) siang.

“Persiapan sebagaimana biasa. Penyambutan oleh santri menggunakan zikir-zikirnya beliau,” kata Kholil.

Kholil mengatakan, Ustadz Arifin berangkat ke Penang, Malaysia pada 15 April 2019, atau dua hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Almarhum menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit Penang lantaran menderita kanker kelenjar getah bening.

Diberitakan sebelumnya, Kholil menyebutkan bahwa Ustadz Arifin sempat melewati masa kritisnya setelah masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dini hari waktu setempat pada Selasa (21/5/2019).

Namun, kondisi Ustadz Arifin kembali kritis sejak Rabu sore. Kemudian mengembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (22/5/2019) malam. (fik)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SELEBRITI

Pengacara Vanessa Pertanyakan Keberadaan Rian Subroto

Published

on

Vanessa Angel adalah aktris, model dan penyanyi berkebangsaan Indonesia Dia pertama kali bermain di sinetron utamanya seperti Cinta Intan tahun 2008 saat dia diperankan sebagai Sandra.

Gerindranews.com, Surabaya – Milano selaku pengacara Vanessa Angel mempertanyakan keberadaan Rian Subroto yang disebut dalam dakwaan jaksa sebagai pemesan terdakwa, pada sidang kasus dugaan prostitusi dalam jaringan dengan agenda eksepsi di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (29/4/2019).

Usai persidangan yang berlangsung tertutup tersebut, dirinya meminta supaya sosok Rian Subroto bisa dihadirkan dalam persidangan.

“Kami melihat ada permainan dari kepolisian, kami akan meminta supaya pihak Propam Mabes Polri untuk membongkar kasus ini,” katanya, usai persidangan.

Menurutnya, pihaknya malah menemukan fakta baru di mana yang mentransfer uang senilai Rp80 juta untuk pembayaran kepada terdakwa, dilakukan oknum dari petugas kepolisian.

“Bahkan, setelah dilakukan pengungkapan kasus ini, ternyata masih ada transaksi yang dilakukan atas rekening tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, segala bentuk bukti tersebut sudah diberitahukan kepada pihak hakim, dengan tujuan supaya hakim bisa menilai dengan kasus ini.

“Biar hakim yang menilai apakah bisa dilanjutkan atau tidak,” ucapnya.

Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan prostitusi dalam jaringan Vanesza Adzania alias Vanessa Angelia Adzan aliasVanessa Angel menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam dakwaannya JPU RA Dhiny Ardhani mengatakan, bahwa Vanessa Angel didakwa melakukan penyebaran konten asusila. Dalam kasus ini, terdakwa melalui muncikari dianggap telah menunjukkan sisi sensualitas wanita lewat foto-foto.

Kasus prostitusi dalam jaringan yang melibatkan Vanessa Angel bermula saat terdakwa yang bekerja sebagai artis sedang mengalami sepi “job”.

Atas dasar itu pula maka pada 12 November 2018, terdakwa menghubungi saksi (muncikari) Endang Suhartini alias Siska dengan tujuan minta job alias pekerjaan.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dhiny Ardhani, saat membacakan surat dakwaan mengatakan jika terdakwa diancam dalam Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Jo. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (dra)

Continue Reading

HUKUM

BPN : Vonis Ahmad Dhani Tunjukkan Hukum di Era Jokowi Untuk Pukul Lawan dan Lindungi Kawan

Published

on

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

Gerindranews.com, Jakarta – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mempertanyakan independensi aparat penegak hukum dalam vonis hukumuman 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan kepada musisi Ahmad Dhani Prasetyo.

Andre mengatakan, vonis terhadap Ahmad Dhani dalam kasus ujaran kebencian dan pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE) adalah bukti bahwa hukum digunakan untuk ‘memukul’ para pengkritik.

“Kasus Ahmad Dhani merupakan contoh nyata betapa hukum sangat berpihak. Untuk oposisi, aparat hukum bertindak sangat responsif dan cepat bertindak, sebaliknya kasus yang menjerat pendukung pemerintah tidak diproses,” kata Andre dalam keterangannya, Selasa (29/1/2019).

Andre menilai, proses hukum terhadap kicauan kritik yang dilontarkan Ahmad Dhani di Twitter tergolong cepat. Dia lantas membandingkan laporan dugaan penghinaan yang dilakukan Bupati Boyolali terhadap capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang hingga kini tidak ditindaklanjuti oleh Kepolisian.

“Vonis Dhani ini semakin menguatkan dugaan bahwa aparat penegak hukum tidak netral. Betul apa kata Bang Sandi dalam debat capres kemarin, hukum ini sering digunakan untuk memukul lawan dan melindungi kawan,” tegas Andre

Lebih lanjut, Andre meminta agar para penegak hukum segera mengubah sikapnya dan bertindak imparsial, serta berlaku adil pada semua golongan.

Andre juga memastikan BPN akan memberikan bantuan hukum terhadap Ahmad Dhani.

“Ketidak percayaan publik terhadap aparat penegak hukum akan sangat berbahaya. Kami akan membantu dan mendampingi sepenuhnya Ahmad Dhani menghadapi ketidakadilan,” ucap Andre. (dam)

Continue Reading

HUKUM

Polisi Segera Serahkan Ahmad Dhani ke Kejati

Published

on

Dhani Ahmad Prasetyo adalah seorang musisi rock dan pengusaha berkebangsaan Indonesia.

Gerindranews.com, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur segera menyerahkan tersangka Ahmad Dhani Prasetyo beserta bukti pendukung setelah Kejaksaan Tinggi setempat menyatakan berkas perkara kasus pencemaran nama baik yang melibatkan politikus Partai Gerindra itu lengkap atau P21.

“Berkas perkara kasus pencemaran nama baik atas nama Ahmad Dhani dinyatakan lengkap atau P21. Oleh karena itu, Polda Jatim akan segera menyiapkan dan menyerahkan secepatnya bukti pendukung dan juga yang bersangkutan ke kejaksaan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (4/1/2019).

Barung mengungkapkan, penyerahan barang bukti pendukung dan juga tersangka kepada Kejaksaan Tinggi Jatim akan dilakukan dalam satu atau dua hari.

“Mungkin dalam waktu satu atau dua hari ini kita akan menyiapkan itu. Kita serahkan surat juga kepada yang bersangkutan,” ujar Barung.

Sebelumnya, berkas perkara Ahmad Dhani dalam kasus tersebut dikembalikan oleh Kejati Jatim kepada Polda Jatim (P19) karena dinyatakan belum lengkap. Polda Jatim diminta Kejati Jatim meminta keterangan dari saksi ahli yang diajukan Ahmad Dhani.

Terkait permintaan tersebut, Barung menyatakan Polda Jatim sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli yang diajukan Ahmad Dhani.

“Kita sudah marathon untuk melengkapinya dan ternyata sudah dinyatakan lengkap. Kan sudah P21 berarti sudah dilakukan (pemeriksaan saksi ahli Ahmad Dhani, red)” ujar Barung.

Sebelumnya, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim dalam kasus pencemaran nama baik. Di mana dalam sebuah video yang sempat viral, dirinya menyebut “idiot” yang diduga pernyataan tersebut dialamatkan kepada Banser. (dra)

Continue Reading

Trending

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Management :
Karjodihardjo Media

Penanggung Jawab :
Budi Purnomo Karjodihardjo

Jaringan Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Alamat Redaksi :
Plaza Bukit Nirwana No. 1, Bogor Nirwana Residence (BNR) Jl. Dreded, Pahlawan - Bogor Selatan 16132

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Media ini merupakan anggota jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) yang dikelola secara profesional oleh sejumlah wartawan senior yang memiliki cita-cita besar untuk mendukung Indonesia Raya yang lebih baik, melalui jalur media dan komunikasi.
Media siber yang termasuk dalam jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC), antara lain :
Indonesiaraya.co.id (dari Acehraya.com s/d Papuaraya.com)
Adilmakmur.co.id
Pandubangsa.com
Liputan2.com
Mediaemakemak.com
Gerindranews.com


Indonesia Raya Media Center (IRMC) siap bekerja sama dan bermitra dengan strategic partner yang ingin mengembangkan jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) baik sebagai investor atau sebagai partner. Hubungi : hellobudipurnomo@gmail.com

Semoga Indonesia Raya menjadi negeri yang adil dan makmur.