Connect with us

JAWA BARAT

Wagub Jabar Uu Dinilai Berpaling dari Ridwan Kamil

Published

on

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Gerindranews.com, Bandung – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menilai Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum berpaling dari Gubernur Jabar M Ridwan Kamil terkait keikutsertaan Uu dalam pertemuan petinggi PPP ke Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor.

“Jadi, ada yang menafsirkan pertemuan itu bagi Uu merupakan ‘balik kanan’. Ketika menjadi pasangan calon kepala daerah Jabar, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berada di kubu yang berbeda dengan Gerindra,” kata Daddy Rohanandy dalam keterangan tertulisnya, di Bandung, Senin (9/9/2019).

Daddy mengatakan PPP pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018 menjadi salah satu pengusung pasangan M Ridwan Kamil atau Emil-Uu Ruzhanul Ulum sedangkan Gerindra dan PKS mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

“Mungkinkah Uu merasa tak diberdayakan secara proporsional oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil? Benarkah ia merasa benar-benar hanya menjadi ban serep? Kalau ya, ini pasti membuat seorang Uu yang mantan Bupati Tasikmalaya itu tidak nyaman,” katanya.

Menurut Daddy, Uu sebagai mantan orang nomor satu yang biasa memainkan segala peran di daerahnya, bisa jadi kini merasa kurang optimal mengaktualisasikan konsep pembangunannya.

“Maka, jalan yang ditempuhnya adalah merapat ke Gerindra yang menjadi pemenang dalam pileg tingkat provinsi di Jawa Barat,” katanya.

Daddy yang juga merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar menjelaskan bahwa dengan 25 kursi yang dimiliki oleh Partai Gerindra di DPRD Jabar maka Gerindra menjadi kekuatan politik yang tak bisa disepelekan.

“Mengapa demikian? Jika Gerindra bergabung dengan PKS, total sudah 46 kursi DPRD yang dikuasai. Ketika PPP bergabung, jumlahnya menjadi 48. Artinya, hanya butuh 13 suara lagi seandainya pengambilan keputusan di DPRD sampai ditentukan melalui voting,” ujar dia.

Padahal, koalisi yang terbangun pada saat pilgub, Gerindra dan PKS bergabung dengan PAN sehingga koalisi ini sudah mengantongi 55 suara dari total 120 dan hanya butuh tambahan enam suara.

“Di sisi lain, andai ditinggalkan PPP, Ridwan Kamil hanya tinggal diusung PKB, NasDem dan Perindo yang totalnya 17 suara saja. Hal ini karena tak satu kursi pun diraih Hanura di DPRD Provinsi Jabar,” kata dia.

Ia mengatakan jika PDI Perjuangan apalagi jika ditambah dengan Partai Golkar bergabung, maka suara mayoritas berada di kubu yang tidak mendukung Ridwan Kamil.

“Saya kira, PPP dan Uu sadar betul akan hal itu. Maka, diputuskanlah PPP merapat ke Gerindra. Kami masih menunggu arahan DPP,” kata dia.

Bantah

Sementara itu Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum membantah jika dirinya bermanuver di belakang Gubernur Jabar M Ridwan Kamil terkait pertemuan antara dirinya dan petinggi PPP dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Uu, pertemuan yang juga dihadiri Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa dan Ketua DPW PPP Jabar Ade Yasin lebih banyak menindaklanjuti konstelasi politik di tingkat DPR dan MPR.

Pertemuan dengan Prabowo juga merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang dilakukan Manoarfa karena PPP dan Gerindra bekerja sama di parlemen.

Menurutnya di tingkat Jawa Barat ada kesepakatan kesepahaman, bahwa pertama fraksi PPP akan bergabung dengan Fraksi Gerindra di DPRD Jabar.

“Jadi Fraksi Gerindra 25 kursi, PPP 3 kursi. Ikut yang besar. Saya bersyukur, menghormat kepada Gerindra, yang memberikan AKD (alat kelengkapan dewan) kepada kami yang begitu sempurna,” katanya. (asd)

JAWA BARAT

Wagub Jabar Imbau Warga Tak Perlu Takut buat SKCK

Published

on

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum.

Gerindranews.com, Bandung – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengimbau agar warga tak perlu takut saat akan hendak membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

“Masyarakat yang ingin membuat SKCK yang ingin berkepentingann ke kepolisian jangan merasa was-was dan takut,” kata Wagub Uu Ruzhanul Ulum di Kota Bandung, Rabu (13/11/2019).

Wagub Jabar juga meminta kepada warga jangan sampai mengurungkan niatnya saat hendak membuat SKCK ke kantor polisi karena ada kejadian bom di Mapolrestabes Medan.

“Jangan sampai mengurungkan niat untuk kebutuhan adminitrasi dan aparatur. Kami yakin untuk wilayah Jawa Barat itu akan aman tidak ada kejadian semacam itu,” kata dia.

Wagub Uu juga menyatakan prihatin dengan kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

“Pertama saya merasa prihatin dengan kejadian bom di Polrestabes Medan ini mudah-mudahan tidak terjadi lagi di tempat lain. Termasuk di Jabar,” kata dia.

Wagub Uu mengatakan kejadian bom bisa sangat berdampak pada keamanan sebuah wilayah dan membuat rasa khawatir atau was-was di kalangan masyarakat.

“Karena itu semua bisa berdampak tentang keamanan yang lainnya dan rasa-rasa masyarakat,” kata dia.

Khusus untuk wilayah Jawa Barat, kata Wagub Uu, pihaknya meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa membangun kerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayahnya.

“Untuk keamanan minta ditingkatkan dan menjaga keamanan itu jangan hanya dibebankan ke aparat saja karena jumlahnya terbatas,” kata dia.

Dia mengatakan masyarakat juga harus lebih waspada terhadap pihak-pihak luar yang tak dikenal atau mencurigakan.

“Jadi harus ada unsur kehati-hatian bila ada orang yang mencurigakan kalau ada yang mencurigakan atau apa harus cepat tanggap, laporkan ke aparat keamanan,” kata dia.

Sebelumnya, “Untuk keamanan minta ditingkatkan dan menjaga keamanan itu jangan hanya dibebankan ke aparat saja karena jumlahnya terbatas,” kata dia.

“Untuk keamanan minta ditingkatkan dan menjaga keamanan itu jangan hanya dibebankan ke aparat saja karena jumlahnya terbatas,” kata dia. (asd)

Continue Reading

JAWA BARAT

Wagub Jabar Prihatin Bom di Mapolrestabes Medan

Published

on

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum.

Gerindranews.com, Bandung – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyatakan prihatin dengan kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

“Pertama saya merasa prihatin dengan kejadian bom di Polrestabes Medan ini mudah-mudahan tidak terjadi lagi di tempat lain. Termasuk di Jabar,” kata Wagub Uu Ruzhanul Ulum di Bandung, Rabu (13/11/2019).

Wagub Uu mengatakan kejadian bom bisa sangat berdampak pada keamanan sebuah wilayah dan membuat rasa khawatir atau was-was di kalangan masyarakat.

“Karena itu semua bisa berdampak tentang keamanan yang lainnya dan rasa-rasa masyarakat,” kata dia.

Khusus untuk wilayah Jawa Barat, kata Wagub Uu, pihaknya meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa membangun kerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayahnya.

“Untuk keamanan minta ditingkatkan dan menjaga keamanan itu jangan hanya dibebankan ke aparat saja karena jumlahnya terbatas,” kata dia.

Dia mengatakan masyarakat juga harus lebih waspada terhadap pihak-pihak luar yang tak dikenal atau mencurigakan.

“Jadi harus ada unsur kehati-hatian bila ada orang yang mencurigakan kalau ada yang mencurigakan atau apa harus cepat tanggap, laporkan ke aparat keamanan,” kata dia.

“Untuk keamanan minta ditingkatkan dan menjaga keamanan itu jangan hanya dibebankan ke aparat saja karena jumlahnya terbatas,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Mako Polrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan diduga merupakan bom bunuh diri yang dilakukan seorang menggunakan atribut pengemudi ojek online dan meledak di sekitar kantin Polrestabes Medan. (asd)

Continue Reading

JAWA BARAT

Ridwan Kamil Rangkul Mantan Narapidana Teroris

Published

on

Gubernur Jawa Barat (Jabar), M. Ridwan Kamil.

Gerindranews.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil merangkul sejumlah narapidana mantan teroris asal Jabar, yakni melalui sebuah pertemuan yang digelar di rumah dinasnya, Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu (30/10/2019) malam.

“Kita bertemu (dengan) para mantan napi teroris yang sudah berikrar yang ingin hidupnya tidak di dunia yang salah itu. Tapi mohon dibantu ekonominya. Pokoknya saya rangkul,” kata Gubernur Emil seusai membuka forum Asean-Japan City and Architecture Forum (AJCAF) di Kota Bandung, Kamis (31/10/2019).

Orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini menyatakan kesiapannya membantu para mantan napi teroris tersebut, khususnya dari aspek ekonomi.

“Kami akan kasih modal, mereka akan menggunakan modal itu untuk pertanian, UMKM dan mereka mau bantu mengkampanyekan deradikalisasi di Jabar. Jadi kalau yang ngomongnya mantan teroris mungkin lebih kena,” kata dia.

Momentum tersebut, kata Gubernur Emil, adalah sebuah kesempatan bagi dirinya untuk merangkul semua pihak untuk senantiasa berada di jalan yang benar sesuai aturan hukum yang berlaku di negara ini.

“Inilah kesempatan saya menggunakan politik merangkul ya, bukan menjauhi supaya mereka tidak kembali lagi karena satu dan hal lain lagi,” kata dia.

Menurut dia, pertemuan antara dirinya dengan para mantan napi teroris tersebut dihadiri puluhan orang.

“Mereka (mantan napi teroris) itu ada yang dari Bogor, sampai Garut (yang paling) banyak. Di tempat masing-masing mereka mengembangkan dirinya,” kata dia. (bay)

Continue Reading

Trending

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Management :
Karjodihardjo Media

Penanggung Jawab :
Budi Purnomo Karjodihardjo

Jaringan Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Alamat Redaksi :
Plaza Bukit Nirwana No. 1, Bogor Nirwana Residence (BNR) Jl. Dreded, Pahlawan - Bogor Selatan 16132

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Media ini merupakan anggota jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) yang dikelola secara profesional oleh sejumlah wartawan senior yang memiliki cita-cita besar untuk mendukung Indonesia Raya yang lebih baik, melalui jalur media dan komunikasi.
Media siber yang termasuk dalam jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC), antara lain :
Indonesiaraya.co.id (dari Acehraya.com s/d Papuaraya.com)
Adilmakmur.co.id
Pandubangsa.com
Liputan2.com
Mediaemakemak.com
Gerindranews.com


Indonesia Raya Media Center (IRMC) siap bekerja sama dan bermitra dengan strategic partner yang ingin mengembangkan jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) baik sebagai investor atau sebagai partner. Hubungi : hellobudipurnomo@gmail.com

Semoga Indonesia Raya menjadi negeri yang adil dan makmur.