Connect with us

LAMPUNG

Gubernur Apresiasi Unjuk Rasa Mahasiswa Lampung Kondusif

Published

on

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Gerindranews.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terjaganya suasana kondusif usai aksi unjuk rasa mahasiswa beberapa waktu lalu di Lampung.

“Saya sangat berterima kasih karena demonstrasi dapat berjalan dengan kondusif. Sebab di daerah lain ada yang mengalami kerusuhan. Lampung harus tetap kondusif dan jangan sampai terpancing oleh isu negatif,” ujar Gubernur di Bandarlampung, Minggu (29/9/2019).

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa aksi mahasiswa bertujuan mulia. Namun jangan sampai aksi tersebut ditunggangi oleh pihak lain yang mengambil keuntungan dari aksi tersebut.

“Aksi adik-adik mahasiswa bertujuan mulia, namun jangan sampai ditunggangi oleh pihak-pihak lain. Kasihan jika tujuan mulia, malah jadi masalah baru bagi bangsa kita,” jelas Arinal.

Ia menuturkan bahwa Provinsi Lampung harus dapat mencegah terjadinya gesekan antarkelompok masyarakat dan institusi pemerintah, yang menunggangi aksi unjuk rasa tersebut.

Karena itu, pihaknya terus bersedia urun rembug dan berdiskusi terkait permasalahan yang ada.

Ia mengaku telah berkomunikasii serta mendengarkan masukan dari TNI/Polri, rektor, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam mengambil langkah pencegahan agar aksi-aksi tidak berdampak negatif terhadap program pembangunan yang sedang berjalan.

Sementara itu, Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto menjelaskan bahwa secara keseluruhan aksi demonstrasi di Provinsi Lampung berjalan aman dan kondusif.

“Secara keseluruhan aksi demonstrasi di Lampung berjalan aman dan kondusif,” jelasnya. (ags)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAMPUNG

118 Meninggal Akibat Tsunami di Lampung Selatan

Published

on

118 warga Lampung Selatan meninggal akibat tsunami di Selat Sunda yang terjadi Sabtu (22/12/2018) lalu.

Gerindranews.com, Bandarlampung – Hingga saat ini sebanyak 118 warga Lampung Selatan meninggal akibat tsunami di Selat Sunda yang terjadi Sabtu (22/12/2018) lalu.

“Ada satu korban meninggal dunia di RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan, pada Minggu (30/12/2018), setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RS tersebut,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih di Bandarlampung, Senin (31/12/2018).

BACA JUGA : 33.316 Warga Pesisir Pandeglang Terdampak Tsunami Masih di Pengungsian

Satu korban meninggal dunia itu atas nama Warjo (60) warga Kenali, Sukaraja, Rajabasa, Lampung Selatan. Jumlah korban jiwa sebanyak 118 orang itu semuanya telah teridentifikasi.

Sebelumnya, Kapolda Lampung Irjen Polisi Purwadi Arianto mengatakan berdasarkan data di rumah sakit, sampai Jumat (28/12/2018) jumlah korban yang dirawat berjumlah 3.130 orang terdiri atas sebanyak 2.764 mengalami luka ringan dan sebanyak 366 luka berat. Hingga saat ini tinggal 51 orang yang masih menjalani perawatan.

Terkait dengan korban hilang, Kapolda mengatakan bahwa sampai sekarang jumlah pengaduan orang hilang berjumlah 48 orang, 34 orang dia antaranya sudah ditemukan dan 14 lainnya masih dalam pencarian tim SAR maupun BNPB.

Kapolda berharap dalam waktu singkat semua korban yang masih hilang bisa segera ditemukan, baik hidup maupun sudah meninggal dunia. (aws)

Continue Reading

LAMPUNG

Yustin Ficardo Hibur Anak-anak Korban Tsunami

Published

on

Aprilani Yustin Ficardo, istri Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat menghibur anak-anak korban tsunami, Minggu (30/12/2018) malam.

Gerindranews.com, Lampung Selatan – Aprilani Yustin Ficardo, istri Gubernur Lampung M Ridho Ficardo selaku Ketua Tim Penggerak PKK Lampung, menghibur anak-anak korban tsunami saat mengunjungi pengungsi dari Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda, Minggu (30/12/2018) malam.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Winarni Nanang, Yustin Ficardo berkesempatan mengunjungi pengungsi di pos pengungsian Lapangan Tenis Indoor Kalianda, dan menyambangi posko trauma healing untuk menghibur dan menyemangati anak-anak korban tsunami yang berada di pengungsian ini.

BACA JUGA : 33.316 Warga Pesisir Pandeglang Terdampak Tsunami Masih di Pengungsian

Dia juga membagikan makanan berupa roti, sosis, susu, serta alat tulis dan buku.

Yustin berharap, para korban tsunami, khususnya perempuan dan anak-anak tidak larut dalam kesedihan dan bisa bangkit dari keterpurukan.

“Jangan lupa berdoa, doakan orang tuanya, dan yang penting ibadahnya jangan lupa,” ujar Yustin berpesan kepada anak-anak korban tsunami Selat Sunda dari kawasan pesisir Kabupaten Lampung Selatan itu pula.

Selain itu, Yustin juga sempat berdialog mendengarkan kisah perjuangan para pengungsi saat terjadi tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam lalu.

Hingga Sabtu malam (29/12/2018), musibah itu menimbulkan korban 117 meninggal dunia, 8 orang hilang, 389 luka berat, 3.621 luka ringan. (kmf)

Korban lainnya mengungsi di sejumlah titik pengungsian termasuk di Lapangan Tenis Indoor Kalianda sebanyak 7.942 jiwa.

Sedangkan untuk kerusakan rumah dan sejumlah bangunan rusak akibat hantaman gelombang tsunami mencapai 711 unit bangunan, dengan rincian rusak sedang 70 unit, rusak ringan 97 unit, dan rusak berat 544 unit berdasarkan data media center posko darurat bencana Pemkab Lampung Selatan di Kalianda.

Hingga Sabtu (29/12/2018), korban tsunami Selat Sunda di Lampung dan Banten, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai 431 orang meninggal dunia, 7.200 orang luka-luka, 15 orang hilang, dan 46.646 orang mengungsi. Kerugian material antara lain 1.778 unit rumah rusak, 78 unit penginapan dan warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak dan lainnya. (rls)

Continue Reading

LAMPUNG

Warga Kembali Mengungsi ke Kantor Gubernur

Published

on

Warga Kota Bandarlampung saat mengungsi di posko pengungsian di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

Gerindranews.com, Bandarlampung – Ratusaan warga Kota Bandarlampung yang tinggal di pesisir Teluk Lampung dan sekitarnya kembali mengungsi di posko pengungsian di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

“Saya kembali lagi karena dengar kabar nanti malam ada tsunami jam 01.00 wib, makanya saya kembali lagi mengungsi,”ujar putri pengungsi asal Kotakarang, Telukbetung, di Bandarlampung, Rabu (26/12/2018) dini hari.

BACA JUGA : Destinasi Wisata di Kalianda Rusak Akibat Tsunami

Menurutnya, kedatangan ke lokasi ini unthk mengungsi, karena mendengar kabar bahwa pada pukul 01.00 wib akan terjadi gempa dan tsunami.

Selain itu, mengungsi ke Kantor Gubernur karena sangat aman, karena jaraknya jauh dari air laut dan berada dataran tinggi.

Ia mengatakan, ini merupakan hari ketiga setelah malam pertama kejadian tsunami pada Sabtu malam tersebut.

Mengenai letak tempat tinggalnya, Putri menjelaskan, bahwa rumahnya itu berjarak 500 meter dari pinggir pantai.

“Bila sudah aman saya dan keluarga akan pulang lagi ke rumah. Karena lebih nyaman tidur di rumah,” katanya.

Waliyah warga Lempasing, Kota Bandarlampung mengatakan, masih trauma bila mendengar ombak besar dan angin. apalagi malam tiba, anginnya cukup kencang.

“Saya masih takut mas. Bila sudah kembali kondusif saya pulang ke rumah. Siapa yang betah tinggal di pengungsian, pasti tidak ada,” katanya.

Dia mengatakan, untuk pulang ke rumah masih akan menunggu informasi jelas dari BMKG tentang perkiraan cuaca apakah akan ada taunami atau tidak.

Sementara itu ketika ditanya informasi dari mana datangnya, rata-rata pengungsi mengaku hanya mendapatkan kabar dari mulut ke mulut dan pesan singkat melalui telepon seluler.

Sebagian warga ada juga yang tidak mempercayai informasi tersebut, namun lebih baik ikut mengungsi untuk mengantisipasi. (tri)

Continue Reading

Trending

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Management :
Karjodihardjo Media

Penanggung Jawab :
Budi Purnomo Karjodihardjo

Jaringan Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Alamat Redaksi :
Plaza Bukit Nirwana No. 1, Bogor Nirwana Residence (BNR) Jl. Dreded, Pahlawan - Bogor Selatan 16132

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Media ini merupakan anggota jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) yang dikelola secara profesional oleh sejumlah wartawan senior yang memiliki cita-cita besar untuk mendukung Indonesia Raya yang lebih baik, melalui jalur media dan komunikasi.
Media siber yang termasuk dalam jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC), antara lain :
Indonesiaraya.co.id (dari Acehraya.com s/d Papuaraya.com)
Adilmakmur.co.id
Pandubangsa.com
Liputan2.com
Mediaemakemak.com
Gerindranews.com


Indonesia Raya Media Center (IRMC) siap bekerja sama dan bermitra dengan strategic partner yang ingin mengembangkan jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) baik sebagai investor atau sebagai partner. Hubungi : hellobudipurnomo@gmail.com

Semoga Indonesia Raya menjadi negeri yang adil dan makmur.