Connect with us

JAWA TIMUR

Emil Dardak Santer Diinformasikan Masuk Bursa Kabinet

Published

on

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Gerindranews.com, Surabaya – Nama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak santer diinformasikan masuk bursa salah satu menteri pada kabinet pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Menurut salah seorang sumber di internal Pemprov Jatim, di Surabaya, Senin (21/10/2019), nama Emil Dardak memang jadi pembahasan dan memang tidak menutup kemungkinan dipercaya Presiden sebagai salah seorang pembantunya.

“Kalau informasi itu memang santer, tapi belum ada yang bisa memastikan,” ujarnya sembari meminta tak menyebut identitasnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, hari ini Emil Elestianto Dardak sedang berada di Jakarta, namun bukan dalam rangka ke Istana Presiden.

Sesuai agenda Wagub Jatim yang diterima ANTARA di Surabaya, suami Arumi Bachsin itu sedang berkegiatan dinas menghadiri undangan bedah buku “MENUJU INDONESIA EMAS” di Museum Nasional Indonesia di Ibu Kota.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Emil Dardak juga menjelaskan kedatangannya ke Jakarta untuk menghadiri acara bedah buku, bukan ke Istana.

“Mboten (tidak) mas,” jawabnya singkat.

Sementara itu, pengamat politik asal Universitas Airlangga Surabaya Hari Fitrianto berpendapat nama Emil Dardak menjadi salah satu yang cukup mendapat atensi publik sebagai figur milenial dari kalangan profesional.

“Spekulasi yang berkembang di media sosial Emil Dardak di plot sebagai Wamen PU, namun melihat rekam jejaknya, Emil Dardak sama seperti Nadiem Makarim bisa mengisi pos yang sesuai dengan fungsi keahliannya,” ujarnya.

Akan tetapi, kata dia, kewenangan tersebut menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi, termasuk jika Emil Dardak masuk dalam formasi kabinet.

“Di sisi lain, Presiden dalam menentukan formasi kabinet jilid dua kali ini tampak begitu cermat dan sangat teliti,” tutur staf pengajar di FISIP Unair tersebut. (fiq)

JAWA TIMUR

Wali Kota Risma Ingin Akhiri Masa Jabatannya dengan Khusnul Khatimah

Published

on

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Gerindranews.com, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada saat membacakan jawaban atau tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi saat rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (31/10/2019), menginginkan akhir masa jabatannya pada 2021 dengan husnulkhatimah atau berakhir dengan baik.

Wali Kota Risma menegaskan bahwa dirinya tidak butuh pencitraan.

“Saya tidak butuh pencitraan. Tidak ada uang yang saya gunakan untuk pencitraan saya,” kata Risma.

Meski demikian, Risma mengakui tidak bisa memungkiri banyak informasi yang beredar dan tidak bisa membendungnya.

“Mungkin Bapak/Ibu (anggota DPRD) mendengar ini begini, ini begini. Kadang tidak seperti itu kenyataannya. Jadi, mohon percaya kepada saya,” katanya.

Sebaliknya, kata Risma, jika ingin melakukan pencitraan, hal itu sudah dilakukannya sejak tahun-tahun sebelumnya.

Ia pun menolak ketika ditawari jabatan menteri.

“Kalau saya mau, mungkin sudah 4 tahun lalu saya sudah jadi menteri. Kemarin pun saya tolak. Betul itu yang saya jawab. Yang saya sampaikan ke media, saya berani disumpah dengan cara apa pun,” katanya.

Akan tetapi, karena dugaan pencitraan itu, Risma mengambil sikap meminta semua pejabat di sekretariat daerah, asisten, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tidak berbicara atau memberikan statemen ke media massa.

“Mulai hari ini saya minta, dan kalau memang dibutuhkan, saya, mulai jajaran di bawah saya, sekda, asisten, kepala OPD, dan staf tidak saya perkenankan bicara ke media,” ujarnya.

Untuk semua pemberitaan, menurut Risma, akan dikomunikasikan dengan media center Pemkot Surabaya.

“Karena bagi saya, harga diri lebih penting dibandingkan yang lain,” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar Arif Fathoni menilai Wali Kota salah menafsirkan pandangan umumnya.

Untuk diketahui, kebetulan memang Fraksi Partai Golkar ini yang menyikapi dan memberi pertanyaan tentang adanya pencitraan.

Menurut Arif Fathoni, pihaknya justru mengapresiasi kinerja Wali Kota/Wakil Wali Kota Surabaya. Hal ini akan menjadi tinta emas bagi masyarakat Surabaya.

“Akan tetapi, karena tahun depan memasuki masa pilkada, kami meminta komitmen Wali Kota akan menjaga APBD tidak digunakan atau jembatan bagi pertarungan kontestasi politik,” katanya.

Arif Fathoni menyatakan bahwa pihaknya tidak mengkritik Wali Kota. Namun, ia menerangkan bahwa ada kecenderungan pencitraan terhadap salah satu kepala OPD di Pemkot Surabaya.

“Kami mengingatkan mumpung ini belum terjadi agar tidak terjadi abuse of power di kemudian hari. Yang kami kritisi adalah yang berminat menjadi pengganti Bu Risma, jangan gunakan APBD untuk jembatan citra diri,” katanya.

Menanggapi hal itu, Risma mengatakan bahwa pejabatnya juga tidak butuh pencitraan.

Ia menceritakan memilih pejabat sangat sulit. Bahkan, saat dibuka ada pencalonan kepala dinas, tidak ada pejabat yang daftar. Wali Kota yang akhirnya menunjuk mereka.

“Kalau pencalonan kepala dinas, tidak ada yang daftar sehingga saya harus menunjuk. Mereka tahu risikonya berat, tanggung jawabnya tidak hanya di dunia, tetapi sampai di akhirat,” katanya. (ran)

Continue Reading

JAWA TIMUR

Kapolri : Pelaku Penyerangan Polsek Wonokromo Lakukan “Self Radicalism”

Published

on

Kapolri Jenderal Pol, Tito Karnavian.

Gerindranews.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan pelaku penyerangan terhadap anggota Polsek Wonokromo, Jawa Timur, melakukan self radicalism atau radikalisasi diri sendiri dengan melihat internet.

“Sementara info yang saya dapat dari Densus 88 maupun Polda Jatim, tersangka ini self radicalism, radikalisasi diri sendiri karena melihat online, dari gadget, internet,” kata Tito di Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Tito mengatakan berbekal melihat internet, pelaku yang berinisial IM kemudian meyakini pemahaman interpretasi jihad versi dirinya sendiri dengan mendatangi Polsek Wonokromo dan menyerang petugas.

“Polisi dianggap thogut karena bagi mereka polisi selain thogut juga dianggap kafir harbi karena sering melakukan penegakan hukum kepada mereka, sehingga bagi pelaku melakukan serangan kepada kepolisian dianggap bisa mendapat pahala,” ujar Tito.

Dia menegaskan saat penyerangan dilakukan petugas mengambil tindakan tembak di tempat terhadap pelaku, namun tidak di bagian mematikan.

Sementara anggota polsek yang terluka sudah diberikan perawatan.

Tito menyatakan bakal memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota yang terluka, sambil mengevaluasi sistem keamanan di polres, polsek hingga polda.

“Kalau memang ada jaringan, maka semua jaringannya harus ditangkap. Undang-undang baru nomor 5 tahun 2008 memberikan kekuatan cukup besar kepada penegak hukum, kepada negara untuk menangani jaringan terorisme. Kasusnya akan kita kembangkan terus, kita akan tangkap siapapun yang terlibat,” tegas Tito. (ran)

Continue Reading

JAWA TIMUR

Plt Bupati Tulungagung Janji Efektifkan Kinerja Usai Dilantik

Published

on

Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Gerindranews.com, Tulungagung – Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo berjanji akan mengefektifkan kinerja jajarannya usai resmi dilantik sebagai Bupati Tulungagung untuk periode jabatan 2018-2023 oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (13/8/2019).

“Yang terpenting setelah dilantik nanti ya mengintensifkan kerja ya. Nanti akan kami tekankan, mari bekerja lebih solid. SDM yang sudah digarap dioptimalkan,” kata Maryoto Birowo saat dikonfirmasi wartawan di Tulungagung, Senin (12/8/2019).

Menurutnya, struktur dan sistem kerja di lingkup Pemkab Tulungagung sudah tertata apik.

Apalagi rata-rata pejabat di semua lapis eselon telah memiliki pengalaman cukup, sehingga ia berharap semua modal itu bisa lebih dipacu lagi untuk bekerja lebih efektif, efisien dan mencapai target rencana pembangunan jangka pendek dan menengah yang telah disusun dalam rencana strategis daerah.

Terkait banyaknya OPD (organisasi perangkat daerah) yang kosong, Maryoto mengatakan sudah dimintakan izin kepada Gubernur Jatim dan selanjutnya tinggal mengisi formasinya sesuai kapasitas serta kompetensi pejabat yang dipilih.

“Penilaian sesuai pansel kan sudah ada, dan itu kekuatan pansel kan dua tahun. Kalau sudah habis ya nanti diikutkan pansel lagi. Nanti (jelasnya) tanya ke Komisi ASN,” katanya.

Di lingkup Pemkab Tulungagung jumlah eselon II yang kosong ada di sembilan OPD. Di level eselon III dan IV menurut Maryoto ada lebih banyak lagi.

Maryoto menargetkan seluruh formasi yang kosong itu bisa segera diisi maksimal awal September, sehingga roda pemerintahan dan layanan publik bisa berjalan baik.

Maryoto Birowo sendiri yang selama ini berstatus Plt Bupati menggantikan sementara posisi Bupati Tulungagung terpilih Sahri Mulyo yang menjadi tersangka oleh KPK karena terjerat kasus korupsi, dijadwalkan dilantik menjadi bupati definitif pada Selasa (13/8/2019) pagi di gedung Grahadi, Surabaya.

Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (des)

Continue Reading

Trending

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Management :
Karjodihardjo Media

Penanggung Jawab :
Budi Purnomo Karjodihardjo

Jaringan Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Alamat Redaksi :
Plaza Bukit Nirwana No. 1, Bogor Nirwana Residence (BNR) Jl. Dreded, Pahlawan - Bogor Selatan 16132

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Media ini merupakan anggota jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) yang dikelola secara profesional oleh sejumlah wartawan senior yang memiliki cita-cita besar untuk mendukung Indonesia Raya yang lebih baik, melalui jalur media dan komunikasi.
Media siber yang termasuk dalam jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC), antara lain :
Indonesiaraya.co.id (dari Acehraya.com s/d Papuaraya.com)
Adilmakmur.co.id
Pandubangsa.com
Liputan2.com
Mediaemakemak.com
Gerindranews.com


Indonesia Raya Media Center (IRMC) siap bekerja sama dan bermitra dengan strategic partner yang ingin mengembangkan jaringan media siber Indonesia Raya Media Center (IRMC) baik sebagai investor atau sebagai partner. Hubungi : hellobudipurnomo@gmail.com

Semoga Indonesia Raya menjadi negeri yang adil dan makmur.